A. Mengenal Karakteristik Seseorang Melalui Teks Deskripsi
Informasi tentang karakteristik seseorang dapat kita ketahui dalam teks deskripsi. Teks deskripsi merupakan salah satu jenis teks yang dibahas dalam keterampilan bahasa. Tujuan teks deskripsi adalah untuk menggambarkan bentuk objek pengamatan, sifatnya, rasanya, atau coraknya dengan mengandalkan pancaindra dalam proses penguraiannya.
Struktur Teks Deskripsi
Teks deskripsi memiliki struktur teks sebagai berikut:
-
1
Identifikasi Objek: Identifikasi objek adalah bagian yang menjelaskan gambaran umum tentang sebuah objek.
-
2
Deskripsi Bagian: Deskripsi bagian adalah keterangan khusus dan diuraikan secara rinci berdasarkan tanggapan subjektif penulis. Deskripsi bagian karakteristik seseorang dapat berupa deskripsi fisik, sifat, serta kesukaan, dan kebiasaan.
-
3
Simpulan: Simpulan merupakan bagian penutup teks.
Ciri Teks Deskripsi
Teks deskripsi mempunyai beberapa ciri sebagai berikut:
-
1
Menggambarkan Objek: Melukiskan objek (orang, tempat, benda, suasana) secara jelas, rinci, dan spesifik.
-
2
Melibatkan Pancaindra: Menggunakan kata-kata yang merangsang pancaindra (melihat, mendengar, mencium, merasa, meraba) agar pembaca merasakan langsung.
-
3
Subjektif dan Objektif: Bisa berdasarkan fakta (objektif) atau pandangan pribadi penulis (subjektif), seringkali keduanya.
-
4
Menggunakan Kata Sifat: Memuat kata sifat (misal: besar, harum, indah, dingin) dan kata keterangan (misal: sangat, dengan perlahan) untuk memperkuat gambaran.
Kata sifat disebut juga adjektiva. Kata sifat dapat diartikan sebagai kelas kata yang mengubah kata benda atau kata ganti. Fungsi kata sifat untuk menjelaskan sifat atau keadaan suatu objek.
Tahukah Kamu?
Informasi pada teks bacaan dapat disampaikan secara tersurat dan tersirat. Adapun tersurat jika dituliskan secara langsung dalam teks bacaan, sedangkan tersirat jika tidak dituliskan secara langsung, sehingga pembaca harus menyimplkan sendiri.
Jenis objek yang digunakan, yaitu manusia, binatang, tumbuhan, atau benda lainnya. Kata sifat terbentuk karena adanya beberapa proses.